Sementara itu…
Madrid Tersubur dalam 20 Tahun
Enam gol yang dilesakkan Real Madrid ke gawang Villarreal menorehkan catatan baru buat Real Madrid. Anak didik Manuel Pellegrini kini menjadi skuad Los Merengues tersebur dalam 20 tahun terakhir.
Setelah melewati 23 pertandingan di La Liga Primera, total gol yang dibuat Madrid saat ini berjumlah 59. Inilah skuad Madrid paling produktif dalam 20 tahun ke belakang. Demikian dikutip dari Marca.
Dalam kurun 20 tahun tersebut, catatan yang dibukukan Cristiano Ronaldo dkk hanya kalah dari apa yang ditorehkan skuad Los Merengues ‘angkatan’ 1989/1990. Di musim itu, Madrid yang dibesut John Toshack melesakkan 66 gol dalam 23 pertandingan.
Sejak musim 1989/1990 itu Madrid memang sudah beberapa kali melebihi jumlah 50 gol dalam 23 pertandingan Liga Spanyol. Namun jumlahnya tak ada yang menyamai atau melebihi torehan di musim ini.
Bernd Schuster sempat membawa skuadnya membukukan 53 gol dalam 23 pertandingan di musim 2007/08, sementara di era Vincente Del Bosque jumlah gol yang dibuat dari 23 laga adalah 53 gol.
Periode lain di mana Madrid berhasil melesakkan lebih dari 50 gol adalah di musim 1992/1993. Saat itu berhasil dibuat 51 gol setelah 23 pertandingan terlalui.
Kembali ke musim ini, sebanyak 41 dari 59 gol yang dilesakkan pemain-pemain Madrid tercipta di Santiago Bernabeu. Sementara 18 sisanya dilesakkan dalam laga tandang.
Masih harus ditunggu apakah kesuburan pemain-pemain Madrid ini akan berlanjut hingga penghujung musim. Jika bisa terus, ini jelas jadi ancaman buat Barcelona, meski saat ini The Catalans punya rekor lebih bagus dengan telah membuat 61 gol dari jumlah pertandingan yang sama.
Pep: Bahkan Barca Juga Harus
Berjuang
Barcelona dapat kritikan tajam terkait performa mereka di dua pertandingan terakhir. Dianggap tak memenuhi ekspektasi, Pep Guardiola menyebut kalau kesulitan yang dialami timnya adalah kondisi normal.
Kritikan terhadap Barcelona sudah muncul saat mereka menundukkan Racing Santander dengan 4-0 di Liga Spantol akhir pekan lalu. Serangan pada The Catalans semakin menjadi-jadi setelah mereka cuma bisa bermain imbang saat melawat ke Stuttgart di leg I babak 16 besar Liga Champions.
Khusus penampilan di kompetisi Eropa, Barca terbilang beruntung bisa pulang membawa hasil satu angka dinihari kemarin. Di babak pertama laga tersebut, berulang kali Barca dapat ancaman serius dari Die Roten, termasuk dua klaim penalti yang tak diacuhkan wasit.
Bisa ditebak kalau badai kritik kemudian menerpa Xavi Hernandez dkk, apalagi Barca musim lalu tampil sangat digdaya dengan mengumpulkan semua gelar yang bisa mereka dapat. Beberapa media bahkan Spanyol menyebut dua pertandingan tersebut sebagai performa terburuk Barcelona sejak Pep mulai membesut di awal musim 2008/2009 lalu.
“Orang-orang hanya berasumsi kalau kami sudah berhasil maka kami akan terus seperti itu. Orang berpikir kalau kami akan bisa memenangi pertandingan karena kami adalah juara bertahan. Tapi bukan itu masalahnya. Semuanya soal kerja keras. Tim-tim lain mempersiapkan diri dengan sangat baik,” sahut Guardiola menjawab kritik yang diarahkan ke pasukannya.
Jika dibanding musim lalu, perfoma Barcelona memang tak terlalu luar biasa. Terdepak dari Copa del Rey adalah salah satu contoh nyatanya, meski sejauh ini mereka masih memuncaki klasemen La Liga dan punya kans mempertahankan tropi Liga Champions.
“Ada waktunya di mana segala sesuatu berjalan mulus dan kadang tidak. Tim ini selalu mencoba melakukan hal yang benar, kadang itu berhasil, meski kadang tidak.”
“Hasil yang kami dapat (atas Stuttgart) relatif positif, tapi kami harus terus berkembang untuk bisa memenangi titel. Kami tahu apa yang harus kami lakukan dan sama sekali tak ada keraguan dalam diri saya kalau kami akan bisa meraihnya,” tutup Guardiola seperti dikutip dari Reuters.
Alves Tetap Setia di Barca
Dani Alves merasa tersanjung karena diminati oleh Chelsea. Namun bek internasional Brasil ini menegaskan bahwa dia telah memiliki komitmen penuh dengan Barcelona.
Chelsea sudah beberapa kali berminat memboyong Alves ke Stamford Bridge. Alves pun mengakui bahwa dia mengetahui kabar itu dan merasa tersanjung karena diminati oleh klub raksasa Inggris itu.
Namun, Alves masih terikat kontrak di Camp Nou hingga 2012. “Situasinya sekarang adalah saya masih dikontrak Barcelona,” ujarnya seperti dilansir Sky Sports.
Alevs pun mengungkapkan bahwa dia masih ingin terus memperpanjang karirnya dengan klub Catalan ini. “Saya ingin tetap di sini dan kemungkinan untuk memperpanjang kontrak,” tukasnya.
“Akan tetapi semuanya masih belum pasti. Chelsea? Merupakan sebuah klub besar dan bisa menjadi agenda mereka merupakan suatu yang istimewa,” ungkapnya.
“Diminati oleh Chelsea adalah kepuasaan besar karena mereka salah satu klub penting di dunia sepakbola saat ini. Tapi sekarang saya senang di Barca dan saya ingin menjalani kontrak saya di sini,” tukas Alves.
Ujian Berat Valencia
Dua tim teratas Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, mendapatkan lawan yang relatif empuk di akhir pekan ini. Ujian berat justru dialami Valencia yang berupaya mengejar.
Pada Minggu (28/2/2010), Valencia akan bertandang ke Stadion Vicente Calderon, markas Atletico Madrid. Meski posisi Atleti di klasemen terhitung di bawah, meremehkan mereka bukanlah sikap bijaksana.
Dua pekan silam, Atletico berhasil menghadirkan kekalahan pertama di musim ini kepada Barcelona. Selain Barca, tim kuat lain yang tumbang di sini adalah Sevilla yang takluk 1-2 di awal tahun.
Valencia akan menggantungkan harapan untuk memetik hasil maksimal kepada David Villa. Sang striker baru saja menjadi bintang kemenangan dengan memborong dua gol kemenangan 2-1 Los Ches atas Getafe tengah pekan ini.
Partai yang cukup keras juga akan dilakoni Sevilla. Setelah berjibaku melawan CSKA Moskow, Kamis (25/2) dinihari WIB, Rojiblancos akan meladeni keliatan Athletic Bilbao di Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (28/2).
Kelelahan fisik dapat menjadi ancaman Sevilla, apalagi mereka mungkin masih harus kehilangan Diego Capel dan Luis Fabiano. Namun ketajaman Alvaro Negredo bisa menjadi tumpuan Rojiblancos.
Valencia dan Sevilla memang cuma bisa memikirkan nasib mereka sendiri. Peluang mereka untuk mencoba mendekat ke Barca dan Madrid pekan ini tampaknya jauh dari harapan mengingat kualitas lawan dua klub teratas itu.
Pada Sabtu (27/2), Barcelona ‘cuma’ akan menjamu Malaga. Di atas kertas, Los Azulgrana tidak akan kesulitan menundukkan lawannya yang sementara duduk di peringkat 13 La Liga itu.
Berselisih jam dengan Barca, Madrid akan melawat ke markas Tenerife. Walau berstatus partai tandang, status Tenerife yang menempati posisi 19 La Liga membuat Madrid tetap diunggulkan akan menang.
Cristiano Ronaldo yang sedang on-fire akan jadi ancaman utama Tenerife. Madrid tentu berharap gol-gol dan assist-assist penyerang asal Portugal itu terus mengalir.
Barca Kembali Goda Fabregas
Barcelona – Barcelona kembali menyatakan keinginannya meminang Cecs Fabregas. Klub raksasa Spanyol ini tetap ngotot ingin memboyong Fabregas kembali ke Nou Camp.
Barca telah lama berniat memboyong Fabregas kembali ke Nou Camp. Bahkan media Inggris mengabarkan pimpinan klasemen La Liga ini telah menyiapkan penawaran sebesar 40 juta poundsterling atau sekitar Rp 598 miliar untuk Fabregas.
Mereka berharap bisa memboyong kapten Arsenal tersebut pada musim panas ini. Wakil Presiden Barca Alfons Godall menegaskan bahwa mereka mengajukan tawaran tersebut guna bisa membawa Fabregas kembali ke Spanyol.
“Cepat atau lambat Cesc akhirnya kembali. Kami adalah klub yang bisa mendapatkan tanda tangan pemain karena kami dihormati dan sanggup membayar,” ungkap Godall seperti dilansir ESPN.
Fabregas adalah bagian dari tim muda Barca hingga akhirnya Arsene Wenger dapat meyakinkannya untuk bergabung dengan Arsenal di usia 16 tahun. Namun kini Barca tampaknya ingin mendapatkan kembali Fabregas.
Sedangkan Godall adalah salah satu kandidat yang ikut dalam pemilihan Presiden Barca selanjutnya bersama Sandro Rossell. Namun kedua kandidat ini memang sangat menginginkan mendapatkan Fabregas.
Namun nama Fabregas dapat digunakan sebagai alat dagangan pas untuk meretas jalan ke kursi presiden Barca. Manajer Arsene Wenger pun sempat mengkritik akan cara cara tersebut yang dipakai oleh klub-klub Spanyol.
Negredo Bawa Sevilla Atasi
Valencia
Sevilla sukses meraih poin penuh setelah menaklukkan Valencia dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan Sevilla tersebut disumbangkan oleh Alvaro Negredo.
Sevilla mampu memperbaiki posisinya di peringkat keempat klasemen dan berada di zona Liga Champions usai mengatasi Valencia. Hasil itu juga membuat mereka kini hanya terpaut tiga poin dari Valencia yang berada di posisi ketiga.
Pada laga Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (1/2/2010) dinihari WIB, tim tamu sebenarnya mampu menguasai jalannya pertadingan. Namun Sevilla tampaknya
cukup efektif memanfaatkan peluangnya menjadi gol.
Pada menit ke-21 Negredo membuka skor. Bek Julien Escude melepaskan bola dari sepak pojok dan bola diselesaikan dengan baik oleh Negredo guna menaklukkan kiper Cesar Sanchez.
Valencia mencoba menekan lewat David Villa, David Silva dan Juan Mata namun hasil tersebut tetap tidak mengubah kedudukan. Bahkan Sevilla sudah unggul 2-0 di menit ke-69.
Gol tersebut kembali dicetak oleh Negredo setelah melakukan kerjasama yang baik dengan Jesus Navas sebelum mencungkil bola melewati kiper Sanchez. Sementara David Navarro memperkecil ketertinggalan Valencia di akhir laga.
Sedangkan performa Atletico Madrid masih belum juga membaik setelah mereka dikalahkan Malaga 2-0. Hasil itu membuat Atletico berada di posisi ke-13 setelah hanya meraih enam kali kemenangan dari 20 pertandingan. -suber: detik sport

Benzema & Granero Menangkan El Real
La Coruna – Real Madrid terus menguntit pemuncak klasemen La Liga Primera Barcelona. El Real tak kehilangan angka dengan menang 3-1 saat dijamu Deportivo La Coruna.
Setelah Barca meraih kemenangan dan menjauhkan diri dari kejaran Madrid yang ada di posisi dua, ‘Si Putih’ tak mau kalah. Kemenangan atas Depor, Minggu (31/1/2010) dinihari WIB, tetap membuat Madrid lima poin di belakang Barca.
Di Riazor, Madrid unggul cepat lewat Esteban Granero pada menit 13. Madrid menutup babak pertama dengan skor 2-0 usai Karim Benzema menggandakan keunggulan.
Depor sempat memperkecil ketinggalan lewat titik putih pada menit 87. Tapi gol yang dibuat Riki itu tak berarti banyak setelah Benzema bikin gol kedua pada menit akhir.
Hasil ini tak bikin posisi kedua tim berubah. Madrid tetap di posisi dua dengan angka 47, sementara Depor menempati tempat kelima dengan 34 angka.
Jalannya Pertandingan
Baru enam menit pertandingan berjalan, Madrid sudah mengancam. Karim Benzema melepaskan tendangan voli yang susah payah dihalau Daniel Aranzubía.
Tujuh menit kemudian Madrid benar-benar unggul. Dari umpan silang Raul, halauan Laure tak tuntas sehingga dapat ditanduk Esteban Granero ke dalam gawang Deportivo La Coruna.
Pada menit 19, Granero bekerja sama dengan Benzema untuk memberikan peluang buat Raul. Sial untuk dia, usahanya menambah gol untuk Madrid masih luput.
Aranzubia kembali dipaksa berjibaku menyelamatkan gawang di menit ke-21. Dari umpan panjang Marcelo, Raul yang tak terkawal meneruskan dengan tendangan jitu yang dapat dihalau si kiper Depor.
Depor mendapat peluang yang jarang pada menit 39. Dari sisi kanan Juan Rodriguez melakukan penetrasi sebelum meneruskan ke arah Adrian. Namun, Adrian gagal memanfaatkan sehingga para pemain Madrid bisa membuang bola.
Serangan balik Madrid pada menit 40 berbuah gol kedua. Dari Iker Casillas bola dikirim ke arah Kaka di kiri, yang kemudian meneruskannya kepada Guti. Meski berpeluang bikin gol, Guti melepaskan umpan tumit ke Benzema yang lantas menceploskan bola.
Dua menit memasuki babak kedua Aranzubia sudah diuji lagi. Kali ini dia harus menyelamatkan gawangnya dari usaha Kaka bikin gol.
Empat menit sebelum bubaran, Depor mendapat penalti setelah Sergio Ramos dinilai menjatuhkan Riki di kotak terlarang. Riki menjadi eksekutor sendiri dan mengirim bola tanpa bisa dihalau Casillas. Skor 1-2 dan Depor mendapat secercah asa.
Satu gol lagi tercipta di babak injury time. Bukan penyeimbang kedudukan, melainkan gol tambahan dari Madrid. Alvaro Arbeloa mengirim bola dari kanan dan Benzema menyepak si kulit bundar ke dalam gawang Depor. 3-1 untuk Madrid.
Susunan Pemain:
Deportivo La Coruna: Aranzubia; Laure, Diego Colotto, Lopo, Manuel Pablo, Antonio Tomás, Juca (Bodipo ’84), Juan Rodríguez, Pablo Álvarez (Riki ’75), Valerón (Iván Pérez ’55), Adrián.
Real Madrid: Casillas; Arbeloa, Sergio Ramos, Albiol, Marcelo, Granero, Xabi Alonso, Guti H, Kaká, Benzema, Raúl (Drenthe ’79).
-sumber:detik sport



