Sementara Itu
Rooney Dipuji Kawan & Lawan
Manchester – Wayne Rooney akan jadi sosok penting buat Manchester United dalam leg kedua perdelapanfinal Liga Champions. Sebaliknya, Rooney diwaspadai benar oleh AC Milan yang jadi lawan.
Dengan performanya saat ini, Rooney tak pelak menjadi andalan utama ‘Setan Merah’ saat kedatangan Milan, Kamis (11/3/2010). Maka saat dia dipastikan bisa tampil, kubu MU jelas bahagia.
“Sebagai pemain Wayne sudah matang dan meningkat. Dia jadi lebih kuat di perjalanan musim dan kepercayaan dirinya kian tumbuh. Dia yakin dia sejajar dengan para pemain terbaik dunia dan performanya membenarkan itu,” ucap Darren Fletcher di Team Talk.
Salah satu yang jadi senjata utama Rooney dalam laga nanti adalah tandukan kepalanya yang belakangan sering menjebol gawang lawan. Untuk urusan ini, Fletcher melayangkan pujian buat etos kerja rekan setimnya.
“Orang-orang melihat buah dari kerja keras yang dia tanamkan di tempat latihan. Beberapa gol yang dia cetak dari sundulan sudah jadi perhatian orang, tapi itu datang dari kerja keras di latihan.”
“Dia sudah unjuk gigi menjawab tantangan sebagai pencetak gol dan penampilannya pun telah berkembang,” puji gelandang MU itu.
Pujian untuk si penyerang Inggris tak hanya datang dari kawan. Milan yang jadi lawan pun memahami benar potensi bahaya yang akan dihadirkan Rooney.
“Rooney adalah titik penting di tim MU. Luar biasa melihat bagaimana dia berkembang, tumbuh dan matang sebagai pemain,” lugas pelatih Milan Leonardo di Sportinglife.
Fergie: Beckham Bisa Jadi Ancaman
David Beckham diprediksikan tidak menjadi starter saat melawan Manchester United. manajer MU Sir Alex Ferguson mengungkapkan bahwa Beckham bisa menjadi ancaman berbahaya bagi skuadnya.
Beckham memang menjadi sorotan saat MU akan menjamu AC Milan di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Ini memang akan menjadi laga emosional bagi Beckham menghadapi mantan klubnya tersebut.
Ini juga adalah pertama kalinya Beckham bermain di Old Trafford sejak dijual oleh MU ke Real Madrid pada 2003. Namun Ferguson memprediksikan mantan pemainnya tersebut akan bermain dari bangku cadangan.
“Saya merasa itu sulit memilih tim mereka tetapi saya tidak tahu apakah Beckham akan menjadi starter. Saya tidak ingin memasukan kesimpulan saya mengenai pemain mereka,” kata Ferguson seperti dilansir Sporting Life.
Meski demikian, pelatih asal Skotlandia mengakui akan kemampuan Beckham dalam mengirimkan umpan umpan matang. Ia yakin bahwa gelandang internasional Inggris ini akan membahayakan skuadnya.
“Dia tidak menjadistarter sejak leg pertama, jadi sangat sulit mengatakan apa pengaruh dia dalam pertandingan. Namun dia akan ada di sana dan satu hal yang harus diwaspadai adalah umpan bolanya yang fantastis,” akunya.
“Itu merupakan ancaman. Tentu akan ada banyak ancaman dari tim mereka, tapi kami mengetahui David dengan baik,” ungkap manajer MU ini.
Jelang MU vs Milan
Galliani: Pato Sulit untuk Main
Adriano Galliani menyebut, dirinya tak akan merecoki keputusan Leonardo untuk menyusun pemain. Namun, kalau pun ia akhirnya mengatur, itu lantaran Alexandre Pato disebutnya tak akan bermain.
Kondisi Pato memang tengah diragukan, namun dirinya tetap disertakan Leonardo ke dalam skuad untuk menghadapi Manchester United. Hingga kini, kondisinya pun masih tanda tanya. Ada kemungkinan ia bisa dimainkan sejak awal, memulai pertandingan dari bangku cadangan, atau akhirnya malah tak bisa main sama sekali.
Pada akhirnya keputusan mengenai Pato ada di tangan Leonardo. Beranikah dirinya mengambil risiko memainkannya sejak awal, padahal kondisinya masih belum fit benar? Kalau menurut Galliani, lebih baik memakai pemain lain yang lebih fit saja.
“Saya tak mau jadi petinggi yang mengatur susunan pemain sehari sebelum pertandingan, tetapi saya pikir Pato sulit untuk main,” ujar Galliani di Football Italia.
“Oleh karenanya, saya pikir Klaas-Jan Huntelaar, Marco Borriello dan Ronaldinho akan bermain.”
“Leonardo akan memecahkan teka-teki ini. Saya bisa bilang bahwa di kanan kami memiliki (David) Beckham, si hebat (Gennaro) Gattuso dan (Mathieu) Flamini yang bermain bagus hari Sabtu lalu. Kami punya tiga pilihan,” tukasnya.
Setuju dengan Galliani, Leonardo?
Jelang MU vs Milan
Fletcher Sambut Beckham Sang
Panutan
Untuk kali pertama usai hijrah dari Manchester United, David Beckham akan balik ke Old Trafford. Momen ini pun membuat Darren Fletcher mengenang jasa-jasa Beckham untuknya.
Pada masa jaya-jayanya Beckham bersama MU, Fletcher masih berusaha eksis di akademi ‘Setan Merah’ dan menggapai kesempatan tampil di tim inti.
Sebagai seorang pemain muda di klub besar, Fletcher menilai bahwa Beckham sudah banyak memberi inspirasi kepadanya untuk terus berusaha keras untuk mewujudkan keinginan.
“David adalah bintang global dan contoh untuk semua pemain muda. Saat aku jadi pemain muda MU, dia adalah orang yang aku jadikan panutan,” aku Fletcher di Team Talk.
Etos kerja Beckham itu sendiri terbukti sudah bikin dia tetap oke di usia yang ke-34. Ini satu hal lain yang bikin Fletcher yakin bahwa dirinya tak keliru menjadikan Beckham panutan.
“Dia jelas sudah beranjak dari sini dan memiliki karir sukses. Dia masih berusaha untuk dapat tempat di timnas Inggris dan pasti akan memesona semua orang,” ucap Fletcher yakin.
Beckham hijrah dari MU pada tahun 2003 lalu. Kini mantan “Pangeran Old Trafford” itu akan kembali ke Old Trafford untuk kali pertama dalam laga MU kontra AC Milan di leg kedua Liga Champions.
“Aku yakin dia akan mendapat sambutan hangat dari pendukung kami. Tapi setelah pertandingan dimulai, semua persahabatan itu sementara akan disingkirkan dulu,” tandas Fletcher.
Porto Tak Diberi Waktu Bernapas
Modal kemenangan 2-1 di leg pertama menguap begitu saja kala FC Porto ditelan 0-5 oleh Arsenal di leg kedua. Itu semua terjadi karena The Gunners terus menggencar Dragoes tanpa memberi kesempatan untuk berbenah.
Arsenal memang langsung tampil menggebrak dalam laga yang digelar di Emirates Stadium, Rabu (10/3/2010) dinihari WIB tersebut. Di menit 10 mereka sudah berhasil unggul melalui sontekan Nicklas Bendtner.
Belum juga Porto dapat menata diri mereka kembali mendapat serangan bertubi-tubi dari Arsenal yang sebenarnya berada dalam posisi aman dengan skor 1-0. Setelah kembali membobol gawan Helton kembali lewat Bendtner, ‘Gudang Peluru’ lantas menambah tiga gol lagi di babak kedua.
Manajer Arsene Wenger mengatakan bahwa kecepatan dan dominasi permainan yang diperagakannya di laga itu menjadi kunci kemenangan.
“Saya percaya dari 90 menit total waktu permainan, kami menguasai 80 menit di antaranya. Kami menguasai permainan dan mencetak gol yang cukup hebat. Permainan kami cukup enak dilihat,” tuturnya di Yahoosports.
Hal yang sama dari sudut pandang berbeda dilontarkan pelatih Porto, Jesualdo Ferreira. Dia ‘mengeluhkan’ durasi tekanan dari Arsenal yang tak kunjung berhenti sehingga tidak memberi ruang bagi timnya untuk mengembangkan permainan.
“Arsenal membuat kami selalu tertekan dan mampu mencetak gol dengan cepat. Begitu juga dengan babak kedua di mana keadannya masih sama. Mereka mengendalikan permainan.”




